AWAS BAHAYA TASAYABBUH BI KUFFAR…. !!!!

tasyabbuh artinya menyerupai, yaitu menyerupai orang-orang kafir. definisi Tasyabbuh secara istilah adalah penyerupaan diri seorang muslim terhadap orang-orang kafir tanpa mashlahat yang mu’tabar secara syar’i”. (lihat mazhahir at-Tasyabbuh bi Kuffar hlm. 13).

 

Syaikh Utsaimin berkata: “standar Tasyabbuh adalah pelakukanya melakukan sesuatu yang merupakan ciri khas yang menyerupainya, menyerupai orang-orang kafir artinya, seorang muslim melakukan sesuatu yang merupakan ciri khas mereka. adapun jika hal tersebut telah berlaku umum di kalanagan kaum muslimin dan hal itu tidak merupakan ciri khas dari orang-orang kafir maka yang demiikan bukan tasyabbuh” (Majmu’ FAtawa wa Rasa’il Ibn Utsaimin: 3/47) Lanjutkan membaca

MOBIL, HP, MOTOR, KOMPUTER BID’AHKAH ?

MOBIL, HP, MOTOR, KOMPUTER BID’AHKAH ?

Orang masih banyak menganggap semua mengenai kebendaan dianggap bid’ah. Karena itu mereka membagi dua bid’ah, bid’ah hasanah dan bid’ah dhalalah. Anehnya jika mereke menafsirkan “kullu bid’atin dhalalah” bahwa sebagian besar bid’ah sesat justru bid’ah-bid’ah yang mereka anggap baik lebih banyak jumlahnya dari pada bid’ah yang mereka anggap sesat. Inilah kerancuan pola pikir UUM (ujung-ujungnya makanan) maklumlah setiap bid’ah-bid’ah mereka pasti ada makanan. Lanjutkan membaca

AWASA FITNAH WANITA… !!!

مَا تَرَكْتُ بَعْدِيْ فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنْ النِّسَاءِ

Tidaklah aku tinggalkan sepeninggalku fitnah (cobaan) yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki daripada (fitnah) wanita . (HR. Bukhry-Muslim)

Tulisan ini bukan untuk menyudutkan wanita ataupuyn diskrimintif sosial, akan tetapi tulisan ini aku kemas sebagai nasihat yang baik dan peringatan dari bahayanya. Wanita bias mejadi fitanh terbesar dan paling berbahaya bagi laki-laki namun bukan berarti wanita itu biang keladi. Dan tidak semua wanita itu sumber fitnah bagi lak-laki. Hal ini sering dan bahkan banyak tidak disadari oleh wanita itu sendiri dan laki-laki itu pun tak sadar bahwa ia termakan fitnah wanita. Tidak hanya orang biasa yang hancur termakan fitnah wanita, sejara telah mecatat banyak orang-orang besar terkena fitnah wanita sehingga jatuh, mereka itu mula dari kalangan para penjabat dan bahakan ahlul ilmi. Hal ini menunjukkan betapa dahsyatnta finah wanita bagi laki-laki. Pemabaca yang budiman, berikuti ini aku akan kishkan mereka ahlul ‘ilmi (Ulama) yang terjatuh akibat terbawa fitnah wanita: Lanjutkan membaca

Risalah Untuk Pemuda; Masa Mudamu, Untuk Apa Kau Gunakan ?

Masa muda merupakan masa primanya pertumbuhan fisik dan kekuatan seorang manusia. Ini merupakan nikmat besar dari Allah yang seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk amal kebaikan guna meraih Ridha Allah.

Ketahuilah kawan, karena masa muda merupakan nikmat yang besar dari Allah, maka di hari kiamat nanti, manusia akan dimintai pertanggungjawaban akan nikmat ini dan nikmat-nikmat lainnya. Sebagaimana Sabda Rasulullah:
“tidak akan bergeser kaki seorang manusia dari sisi Allah pada hari kiamat (nanti), sampai dia ditanya tentang lima (perkara): tentang umurnya, untuk apa dihabiskan ?. Tentang masa mudanya, untuk apa digunakan ? Hartanya, dari mana diperoleh dan kemana dibelanjakan ? Ilmunya, bagaimana dia amalkan ilmunya ?” (HR. Tirmidzy: 2416, dihasankan oleh syaikh al-Albny) Lanjutkan membaca

ANTARA DAKWAH DAN SIKAP KEBANYAKAN MANUSIA

Telah menjadi Sunatullah baha pelaku maksiat itu lebih banyak jumlahnya dari pada orang-orang yang taat, sebagaimana Firman Allah:

وَإِنَّ كَثِيرًا مِّنَ النَّاسِ لَفَاسِقُونَ
“Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang Fasik” (al-Maidah: 49)


وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يُؤْمِنُونَ
“akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman” (Hud: 17)


وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ اللّهِ إِن يَتَّبِعُونَ إِلاَّ الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلاَّ يَخْرُصُونَ
“dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah” (al-An’am: 116) Lanjutkan membaca

INIKAH DALIL MEREKA ?

مَنْ سَنَّ فِيْ الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَىْءٌ، وَمَنْ سَنَّ فِيْ الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَىْءٌ (رواه مسلم)

“Barang siapa merintis (memulai) dalam agama Islam sunnah (perbuatan) yang baik maka baginya pahala dari perbuatannya tersebut, dan pahala dari orang yang melakukannya (mengikutinya) setelahnya, tanpa berkurang sedikitpun dari pahala mereka. Dan barang siapa merintis dalam Islam sunnah yang buruk maka baginya dosa dari perbuatannya tersebut, dan dosa dari orang yang melakukannya (mengikutinya) setelahnya tanpa berkurang dari dosa-dosa mereka sedikitpun”. (HR. Muslim)

hadits di atas dijadikan dalil/hujjah oleh para ahlul bid’ah -hadahumullah- untuk melegalkan bid’ah mereka, yang mereka sebut bid’ah hasanah.
Tentang ini maka mereka bisa saja tidak faham atau salah faham atau bahkan berdusta, ini kesalahan telak. Hadits ini bukan legalitas sebuah bid’ah.
Biar kami jelaskan seputar hadits ini. Lanjutkan membaca

Asas Kebangkitan Dunia Islam

Oleh : Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani ditanya : “Asas-asas apakah yang dapat menyebabkan Dunia Islam bangkit kembali .?

Jawaban.
Yang saya yakini ialah apa yang terdapat dalam hadits shahih. Ia merupakan jawaban tegas terhadap pertanyaan semacam itu, yang mungkin di lontarkan pada masa sekarang ini. Hadits itu adalah sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lanjutkan membaca

%d blogger menyukai ini: